Selasa, 04 Februari 2014

Macam - Macam Media Pembelajaran

Media pembelajaran merupakan teknologi pembawa pesan yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan dalam proses belajar. Terdapat beberapa macam media pembelajaran yang bisa dilakukan untuk mencapai suatu keberhasilan dalam melakukan suatu study. Setiap siswa ataupun mahasiswa selalu membutuhkan suatu media pembelajaran yang membuatnya mudah dalam memahami berbagai pokok bahasan sehingga mereka mampu menguasai secara baik. Tidak hanya murid saja beberapa guru juga membutuhkan beberapa macam media pembelajaran yang nantinya dijadikan sebagai cara untuk membimbing murid – muridnya.

Media pembelajaran memang sangat beraneka ragam yang sangat efisien. Sesuai dengan hasil penelitian oleh beberapa ahli menyatakan bahwa, media beraneka ragam itu hampir sangat bermanfaat. Berikut ini terdapat beberapa macam media pembelajaran yang bisa diterapkan.


  1. Media Visual, media ini merupakan suatu media yang memiliki fungsi untuk menyampaikan dengan mengandalkan indera penglihatan. Pesan yang disampaikan melalui media visual ini berupa simbol – simbol komunikasi secara visual. Pesan visual tersebut berupa gambar / foto, maps (Peta), bagan atau chart.
  2. Media Cetak, suatu media pembelajaran dalam bentuk bahan bacaan. Media pembelajaran ini melalui buku, majalah, surat kabar. Media yang satu ini sudah sangat akrab untuk dilakukan dan menjadi suatu media utama dalam proses pembelajaran. Namun, tidak sedikit pula siswa yang merasa malas untuk membaca bacaan pada buku atau lainnya. padahal dengan membaca secara sering seseorang akan mudah menyerap suatu ilmu dari buku itu sehingga proses pembelajaran akan lebih mudah dengan membaca secara efektif.
  3. Media Serbaneka, media yang satu ini merupakan suatu media dengan disesuaikan potensi suatu daerah di sekitar tempat belajar dan bisa dimanfaatkan untuk proses pembelajaran. Contoh media serbaneka papan tulis, media tiga dimensi dan media realita dari masyarakat sekitar.

Beberapa macam media pembelajaran di atas sudah diterapkan di Indonesia. Selain media di atas seorang guru harus bisa memanfaatkan media baru untuk membangkitkan minat seorang siswa dalam proses belajar. Sehingga tidak hanya mengandalkan suatu media namun, harus memiliki ide – ide baru untuk menginspirasi murid dalam proses pembelajaran.

Senin, 03 Februari 2014

Teknologi Pembelajaran Online

Proses pembelajaran bisa dilakukan secara online salah satunya adalah proses belajar bahasa Inggris. Seiring dengan perkembangan IPTEK kursus bahasa Inggris bisa diikuti secara online. Pelatihan bahasa Inggris secara online sudah tidak jarang ditemukan di beberapa website. Sehingga jika anda pengguna internet yang sedang berniat mempelajari bahasa Inggris secara online tidaklah sulit untuk menemukan kursus online hanya yang perlu diperhatikan adalah cara penyampaian materi jadi pilihlah tempat kursus yang memiliki keunggulan. Belajar bahasa Inggris secara online kadang membingungkan bagaimana jika mengerjakan tugas tapi ternyata itu tidak menjadi masalah. Namun kemudahan akan selalu ada karena, ketika ada tugas soal – soal latihan itu dikirim melalui email dan guru online tersebut akan mengoreksi serta memberitahukan kepada pelajar letak kesalahannya dimana jadi, intinya sama saja dengan kursus secara offline. Hanya saja kalau kursus online ini menghemat waktu juga biaya. Bisa dikatakan seperti itu pembelajaran secara online tidak perlu keluar dari rumah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi maupun konsumsi.

Jika anda belum menguasai bahasa Inggris secara fasih dalam pelafalan maupun penerapan secara tulisan nah, solusi tepat mengikuti kursus. Bagi anda seorang yang suka menyantai di dalam rumah cara inilah paling tepat untuk belajar bahasa Inggris sambil nyantai ataupun main handphone dengan mengikuti belajar bahasa Inggris dengan sistem online. Selain mendapatkan materi dari website kursus online sebaiknya carilah materi dari sumber lain misalnya dari sebuah buku tentang pengetahuan bahasa Inggris maupun modul yang berhubungan dengan materi yang sedang dikuasai. Meskipun cara pembelajaran dengan sistem online tetap harus berlatih terus tentang cara menulis dan pengucapan dalam bahasa Inggris. Kemudian lakukan pengasahan pendengaran yaitu dengan sering memutar musik berbau Inggris dengan tujuan menambah penguasaan kosakata.

Teknologi pembelajaran ini sangat efisien dan menjadi solusi utama bagi mereka yang ingin mengikuti kursus namun tidak memiliki waktu karena sibuk dengan pekerjaannya. Dengan demikian sangatlah efisien jika memilih untuk belajar bahasa Inggris secara online.

Minggu, 02 Februari 2014

Makalah Media Pembelajaran

Secara harfiah media belajar merupakan perantara atau pengantar. Jika secara umum media pembelajaran merupakan suatu media yang digunakan dalam proses belajar melibatkan seorang guru dalam mengajar serta sebagai sarana belajar dan menyampaikan pesan dari sumber kepada penerima pesan belajar yaitu siswa. Menurut AECT media adalah segala sesuatu yang bisa digunakan seseorang sebagai sarana dalam menyampaikan pesan atau informasi. Media pembelajaran ini terdapat berbagai macam yang bisa dilakukan oleh seorang guru untuk membangkitkan semangat dan minat belajar siswa sehingga lebih serius dan semangat dalam belajar. tidak sedikit para pengajar yang mencari media pembelajaran efisien dan bisa membawa pengaruh positif pada anak didiknya.

Media pembelajaran memiliki manfaat yang sangat besar untuk memudahkan proses belajar mengajar suatu bidang study. Media pembelajaran ini digunakan dalam pembelajaran yang menyangkut alat bantu dalam mengajar. Sebagai penyaji serta penyalur atau informasi tentang suatu materi kepada pelajar. Pembelajaran ini lebih digambarkan sebagai usaha guru untuk membuat para anak didiknya supaya memahami apa yang disampaikan oleh guru tersebut. Kegiatan pembelajaran tidak akan berarti jika tidak menghasilkan kegiatan belajar pada para siswanya. Kegiatan belajar hanya akan berhasil jika seorang siswa bisa belajar secara aktif dibantu dengan media pembelajaran baik itu dalam bentuk visual cetak maupun lainnya. Jika program media pembelajaran bisa dikembangkan secara baik fungsi media ini bisa diperankan tanpa peranan seorang guru. Lingkungan belajar yang diatur oleh seorang guru mencakup tujuan pengajaran, bahan pengajaran, metodologi, serta penilaian pengajaran. Unsur – unsur tersebut dapat dikenal dengan komponen – komponen pengajaran pada suatu proses belajar mengajar.

Perkembangan tentang ilmu pengetahuan serta teknologi yang semakin maju dalam mendorong usaha pembaharuan dan memanfaatkan hasil dari teknologi yang berlangsung dalam proses pembelajaran. Semua guru pasti dituntut untuk mampu memfungsikan alat – alat tersebut sesuai dengan perkembangan tuntutan. Sehingga sesuai dengan kompetensi baru dimana seorang guru harus mampu memberikan media pembelajaran secara tepat dan mampu membuat anak didiknya semakin baik dan berprestasi lebih baik dari sebelumnya. Maka dari itu media pembelajaran yang sesuai akan membawa pengaruh positif terhadap seorang pelajar.

Macam – Macam Strategi Pembelajaran

Proses pembelajaran merupakan suatu hal yang dilakukan untuk menyampaikan suatu materi terhadap siswa dari sumber informasi yaitu guru. Strategi pembelajaran ini menjadi langkah awal yang harus diketahui sebelum guru melakukan proses belajar mengajar pada siswa didalam kelas. Banyaknya macam metode pembelajaran akan memudahkan para guru dalam menyampaikan suatu materi terhadap penerima materi yaitu guru. Seorang guru pasti akan menerapkan suatu strategi pembelajaran yang baik untuk menghasilkan suatu prestasi kepada muridnya. Dengan strategi yang pas guru akan lebih mudah dalam mengajar begitu juga dengan murid akan lebih mudah dalam menerima materi dari sumber informasi tersebut.

Terdapat beberapa macam strategi pembelajaran yang bisa diterapkan dalam proses mengajar. Berikut ini terdapat beberapa strategi yang akan kami jelaskan secara singkat untuk memudahkan proses belajar mengajar.

1. Strategi Ekspositori.
Strategi ini merupakan strategi pembelajaran yang menitik beratkan pada proses penyampaian materi secara verbal dari guru kepada anak didiknya. Tujuan strategi yang menerapkan penyampaian materi secara verbal supaya mampu menguasai materi pelajaran dari guru sehingga mampu membawa hasil positif yaitu prestasi. Strategi ini merupakan salah satu bentuk pendekatan pada proses belajar yang berorientasi kepada guru.

2. Strategi Inquiry.
Didalam strategi ini terdapat beberapa konsep yang harus dilakukan sehingga memudahkan proses pembelajaran. Salah satunya adalah strategi pembelajaran iquiry SPI merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang menitik beratkan pada proses pemikiran secara kritis dan analitis untuk menemukan setiap jawaban dari suatu pertanyaan.

3. Strategi Inquiry Sosial.
Strategi pembelajaran dari kelompok sosial untuk sekelompok masyarakat. Strategi ini bisanya dilakukan pada proses penyuluhan dimana seseorang menjelaskan suatu materi dengan cara terjun secara langsung pada masyarakat.

Dengan mengetahui beberapa strategi pembelajaran diatas proses belajar mengajar akan lebih mudah dan membawa hasil positif dengan menciptakan kualitas anak didik secara baik. Setiap strategi pembelajaran memiliki kelemahan dan kelebihan secara sendiri sehingga setiap orang pembimbing dalam proses pembelajaran bisa menyimpulkan secara sendiri karena setiap orang itu berbeda dalam cara menyampaikan materi.

Sabtu, 01 Februari 2014

Pentingnya pemahaman Pendidikan dengan Kebudayaan

Pendidikan dan kebudayaan merupakan suatu aspek yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Pendidikan yang baik adalah pendidikan yang bisa menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang ada pada adat istiadat serta kebudayaan yang ada. Pendidikan seharusnya diajarkan dengan peran utamanya mengembangkan serta melestarikan kebudayaan dalam berbangsa dan bernegara.

Pendidikan tanpa dilandasi adanya kebudayaan akan menyebabkan hilangnya jati diri suatu bangsa. Pendidikan merupakan sarana utama upaya melestarikan setiap kebudayaan yang ada, sehingga suatu bangsa akan terus memiliki jati dirinya.

Pada era yang serba modern sekarang ini, banyak sekali generasi muda penerus bangsa yang lupa akan kebudayaan bangsanya sendiri. Mereka lebih suka mengadopsi kebudayaan asing seperti kebudayaan dari negara barat ataupun dari Negara Arab. Sebagai contoh, mereka memilih meninggalkan busana tradisional dan menggantinya dengan busana yang mereka anggap lebih modern, mereka malu menggunakan bahasa daerah, dan memilih untuk melupakannya, enggan belajar tari tradisional dan menggantinya dengan tari modern. Jika hal tersebut dibiarkan terus menerus, maka dikhawatirkan kekayaan budaya yang ada akan lenyap tanpa adanya penerus bangsa, sehingga bangsa kita akan kehilangan jati dirinya.

Jika sebuah bangsa kehilangan jati dirinya, maka akan sangat sulit bagi bangsa tersebut untuk bersaing dengan Negara – Negara lain sehingga kedaulatan negaranya akan dipertanyakan. Untuk itulah maka peran pendidikan dalam proses pengajaran nilai-nilai budaya sangat diperlukan. Dalam prakteknya, peningkatan pendidikan mengenai budaya bangsa perlu ditingkatkan secara serius karena pada era globalisasi sekarang ini, segala informasi dan kebudayaan dari Negara lain akan datang tanpa adanya proses filterisasi, jika tidak ditangani secara cepat dan serius, dikhawatirkan mental para generasi penerus bangsa akan mengalami kemunduran dan berkurangnya kepekaan terhadap budaya bangsa sendiri.

Langkah awal yang bisa dilakukan pemerintah adalah mengembalikan lagi proses belajar mengajar yang kurikulumnya berdasarkan kebudayaan yang ada di Indonesia. Lebih menjunjung tinggi kebudayaan yang ada dan berusaha menghidupkan kembali setiap kebudayaan melalui lomba – lomba ataupun mengadakan festival pecah budaya. Jika semua ini dijalankan sesering mungkin, maka dampak positif yang ada akan lebih cepat dirasakan karena efek yang langsung kedalam individu generasi muda penerus bangsa.

Pembelajaran Inovatif Dari Pesan Suara

Salah satu pembelajaran yang bisa dilakukan dari pesan suara yaitu berupa lagu adalah proses pembelajaran bahasa Inggris. Pesan suara dalam bentuk format mp3 bisa dijadikan sebagai media inovatif dalam proses belajar. Belajar bahasa Inggris dari mp3 sudah dilakukan oleh beberapa orang mendengar kata mp3 ini merupakan metode belajar yang interaktif. Menggunakan media mp3 akan mudah melatih keahlian dalam berbahasa karena secara tidak langsung mendengarkan sambil otak merespon kata – kata didalam mp3 sehingga akan mudah diingat.

Belajar bahasa Inggris mp3 merupakan salah satu cara yang inovatif dan mudah dilakukan tanpa membutuhkan banyak waktu. Dengan kita mendengarkan dialog lewat media mp3 setiap hari dan secara rutin akan dalam diri kita akan hafal seperti dengan halnya apabila kita mendengarkan lagu setiap hari lama kelamaan akan hafal pulakan. Alternative pembelajaran melalui media mp3 merupakan salah satu yang akan mudah memahami akan prounouns dan adjective. Ini disebabkan  oleh pengucapan kata yang jelas serta tidak memiliki makna ganga yang mudah dipahami oleh lawan bicara. Belajar dengan menggunakan metode mulitimedia berpeluang yang lebih besar agar memahami materi yang diberikan dengan baik. Hal ini akan lebih cepat proses pemahaman karena bisa mengulanginya berkali – kali dan mencoba belajar mengucapkannya. Ketika menginginkan belajar bahasa Inggris dengan Mp3 sangat mudah didapat tinggal browsing saja kemudian tinggal pilih. Atau dengan mengunjungi website yang menyediakan file mp3 tersebut. Pada umumnya mp3 yang disediakan berbentuk podcast yang dapat diputar sesuai dengan tema pembelajaran tentang berdialog yang menyediakan kosakata – kosakata baru yang tidak sulit untuk dipahami.

Metode pembelajaran secara inovatif akan memudahkan setiap orang dalam proses belajar. Berbeda dengan pembelajaran melalui media buku atau materi yang  seperti biasanya didapat oleh pelajar sekolah. Kalau media mp3 tidak terasa jenuh dalam belajar karena dapat dilakukan kapanpun serta dimanapun sambil tidur – tiduran sambil kerjapun bisa melakukan belajar dengan listening tanpa harus bertatap wajah dengan pembicara. File berformat mp3 yang mudah didukung oleh banyak PC akan mempermudah proses pembelajaran dengan  santai.

Kompetensi Guru

Kompetensi guru menjadi pertimbangan yang paling diutamakan untuk menjadikan sekolah lebih berkualitas. Guru diajarkan untuk lebih memahami kondisi siswa yang saat ini lebih banyak mengalami masalah dalam kehidupannya, seperti broken home. Guru sangat penting perannya di dalam kelas, dan merupakan unsur terpenting yang wajib ada di dalam sekolah sesudah murid. Jika guru hanya bertugas sebagai pengajar di depan kelas, maka pengajarannya tidak akan bisa berkembang dan murid cepat merasa bosan karena materi yang diajarkan tidak diberikan sedikit stimulasi untuk menghidupkan suasana.

Apabila guru tidak memiliki kemampuan tinggi dengan sikap profesionalnya sebagai guru, maka murid sangat sulit untuk dididik dan tidak tumbuh dalam keadaan yang sesuai dengan kurikulum yang diberikan. Guru menjadi salah satu tumpuan paling besar dalam pendidikan, dengan diberlakukannya profesional guru, maka akan menjadikan anak bangsa menjadi siswa yang berbudi pekerti baik dan memiliki kemampuan lebih tinggi serta berkualitas. Tugas guru bukan hanya tentang pengajaran materi, namun juga memiliki kompetensi untuk membangun kreativitas yang dimiliki dalam diri siswa, sehingga dapat meningkatkan kemampuan serta kreasi dalam membuat karya yang lebih inovasi.

Kompetensi guru dalam mendidik siswa ada beberapa standarisasi yang harus dimiliki dalam setiap kompetensinya. Pertama, guru harus memiliki kompetensi pedagogik. Dalam kompetensi ini sangat berpengaruh sekali terhadap kemampuan guru untuk dapat memahami kemampuan serta karakteristik dalam diri para murid dengan menggunakan berbagai media. Cara yang dapat diterapkan yakni dengan memahami siswa melalui bagaimana tingkat perkembangan kognitif siswa, selain itu merancang cara pembelajaran agar bersifat aktif dan selalu memberikan hasil dari kegiatan belajar selama kegiatan mengajar berlangsung. Kompetensi selanjutnya ialah kompetensi kepribadian yang melibatkan perorangan. Guru yang profesional sangat memberikan pengaruh besar untuk murid, karena jika sang guru memiliki sikap wibawa dan akhlak baik, maka murid secara otomatis akan mengikuti perilaku dan tindakan dari guru tersebut. Ketiga ada kompetensi profesional, dimana dalam kompetensi ini hanya penguasaan materi yang lebih luas untuk penyampaian dan pengajaran. Terakhir ada kompetensi sosial untuk hubungan antara murid dengan lingkungan.

Kompetensi guru dirasa perlu ditingkatkan agar pengajaran dapat berlangsung dengan baik dan sesuai dengan kurikulum, bukan hanya tentang materi pelajaran, namun juga dalam bersikap dan berperilaku.