Senin, 11 Agustus 2014

Pembelajaran Konstruktivistik

Pengertian dari pembelajaran konstruktivistik ialah pelajaran yang berasal dari pengalaman. Teori ini menjelaskan bahwa dalam belajar dilakukan suatu proses agar dapat membangun pengetahuan yang dilalui dengan cara mencari pengalaman. Dalam pengertian tersebut, dijelaskan bahwa setiap siswa pasti bisa memiliki pengetahuan yang lebih cepat, karena pengetahuan tersebut terbentuk atas dasar kenyataan yang dilaluinya. Setiap hal memiliki konsekuensi, begitu pula dengan pembelajaran ini, setiap materi yang diberikan oleh guru harus memberikan sebuah pengalaman untuk setiap siswanya. Sebab, siswa dituntut untuk lebih aktif ketika melakukan kegiatan, dan juga mampu berpikir lebih positif dan cerdas, kemudian dapat menyusun sebuah konsep , dan yang terakhir para siswa diharuskan dapat memberikan makna dari setiap pelajaran yang sedang dipelajarinya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan didalam pembelajaran konstruktivistik, yang pertama dalam setiap proses pembelajaran harus berada dalam konteks yang telah dirancang, dan juga harus bersifat realistis. Kedua, setiap materi mempunyai proses pembelajarannya sendiri-sendiri, jadi tidak selalu melakukan proses yang sama setiap pembelajaran. Selanjutnya, guru harus berupaya agar pelajaran tersebut dapat memberikan pengalaman didunia sosial/ keempat, mengkonstruksi pengalaman agar sang anak lebih mengingat pengetahuan yang dipelajarinya.

Teori konstruktivisme muncul karena semakin berkembangnya teknologi didunia. Karena IPTEK menjadi hal yang paling penting bagi berlangsungnya kehidupan saat ini, maka perubahan berdampak pada pembelajaran siswa di Negara Indonesia. Dahulu, system pembelajaran yang dilakukan mengenai behavioristik, yang merupakan suatu perilaku yang harus dibentuk pada diri siswa agar menjadi manusia yang bisa menghargai setiap perbedaan. Karena masyarakat Indonesia yang lebih dominan selalu ingin menyamakan status, maka dampak yang dihasilkan ialah jiwa yang tidak dapat mengendalikan setiap perilaku yang berbeda, meskipun didalam satu rumpun.

Namun saat ini perlu dikembangkan lagi pembelajaran yang lebih efektif, yakni mengubah perilaku tersebut menjadi perubahan yang lebih besar dan isinya harus mengarah kedalam proses. Maksudnya disini adalah, para siswa harus mempelajari sesuatu yang belum ia mengerti, menjadi kearah suatu hal yang lebih penting dibandingkan dengan fakta atau konsepnya. Kelebihan pembelajaran konstruktivistik ialah menjadikan para siswa dapat mengembangkan suatu gagasannya dan lebih percaya diri untuk menyampaikan sebuah ide.

Minggu, 10 Agustus 2014

Pembelajaran Matematika SMP

Pembelajaran matematika SMP menggunakan kompetensi yang berbeda dengan matematika untuk anak sekolah dasar. Model pengajarannya pun juga tidak seperti yang diajarkan guru SD. Materi yang lebih berat dan menggunakan logika menjadi hal yang paling sulit dirasakan oleh para siswa.

Matematika adalah pelajaran yang menyeramkan bagi para murid, karena selain pelajarannya cukup sulit, matematika juga harus dipahami dengan konsentrasi yang tinggi. Terkadang guru yang mengajarkan matematika sangat seram sekali, jadi anak-anak semakin takut ketika ada pelajaran matematika. Banyak sekali yang beralasan agar tidak masuk waktu matematika, dan alasan yang paling sering adalah sakit. Banyaknya tugas dan materi yang diajarkan tidak seimbang, seharusnya guru dapat mengajar materi hingga siswa bisa mengerti, dan memberikan tugas seperti apa yang sudah diajarkan.

Pembelajaran matematika SMP seharusnya menggunakan model belajar yang menyenangkan, agar siswa tidak jenuh ketika proses belajar berlangsung. Model pembelajaran tersebut seperti menggunakan belajar kelompok dan permainan matematika. Dalam belajar berkelompok, siswa mendiskusikan materi yang disampaikan, kemudian bekerja sama mencari jawabannya. Jika sudah selesai, ada salah satu siswa yang ditugaskan untuk menuliskan jawaban dikertas, dan siswa lainnya menuliskan jawaban didepan kelas. Fungsi dari adanya belajar kelompok tersebut ialah menjalin hubungan antar sesame teman lainnya, dan bersikap sosialitas. Serta mampu menuntaskan kesuahan dari materi matematika jenjang SMP.

Untuk permainan matematika, sang guru menugaskan murid untuk mengambil soal yang telah dituliskan dalam lembaran, kemudian salah satu murid jika ada yang mengetahui jawabannya, maka langsung dijawab dan diserahkan ke guru lagi. Intinya permainan matematika menggunakan kecepatan berpikir serta bertindak. Memikirkan jawaban matematika bidang SMP sangat sulit, karena dalam bab nya sudah ada materi tentang logika dan aljabar. Jadi menguraikannya satu persatu hingga jawaban diselesaikan dengan sempurna.

Pelajaran lain dalam pembelajaran matematika SMP adalah fungsi, kemudian bertambahnya hitungan suatu bidang, dan sekarang sudah ditambahkan menghitung trigonometri, meskipun hanya sedikit yang diajarkan. Nilai para siswa untuk pelajaran matematika masih lebih minim dibandingkan pelajaran lainnya, namun untuk anak yang benar-benar cerdas maka nilainya lebih unggul dibanding anak lainnya.

Jumat, 08 Agustus 2014

Pembelajaran Inquiry

Pembelajaran inquiry adalah sebuah model pembelajaran yang menekankan kegiatan belajar secara kritis serta analisis dalam menghadapi suatu masalah atau pertanyaan. Model dari inquiry ini menuju pada pembelajaran yang akan membuat siswa menjadi dirinya sendiri dengan melakukan suatu eksperimen. Situasi tersebut agar siswa dapat melakukan sesuatu dengan keinginannya sendiri, lalu siswa disiapkan untuk menjawab pertanyaan dan harus mencari jawaban tanpa dibantu siapapun. Selain itu juga membuat siswa dapat menghubungkan penemuan dan membandingkan penemuannya tersebut dengan siswa yang lain.

Pembelajaran inqury menerapkan teori kognitif, karena dalam teori tersebut menerapkan suatu pembelajaran yang prosesnya dengan melibatkan pikiran dan mental, agar potensi didalam diri siswa dapat lebih optimal lagi. Teori lain yang terdapat dalam inquiry adalah konstruktivistik. Karena siswa dituntut mengembangkan kemampuan melalui struktur kognitif. Setiap kurikulum standar belajar selalu diperbaharui dan diubah agar siswa lebih baik dalam mengenal materi. Bukan hanya itu saja, para siswa juga harus menemukan dan mencari pengetahuan dalam nalar kognitifnya. Tuntutan berat siswa tersebut mungkin agak berlebihan, mengingat para siswa masih terlalu dini untuk diajarkan dengan materi yang berat.

Selain itu, didalam teori konstruktivistik juga memberikan tuntutan agar siswa dapat menemukan pengetahuan dari hasil observasinya, bukan melalui fakta-fakta yang diingatnya. Tugas guru dalam hal ini yakni merancang suatu kegiatan yang mengacu kedalam kegiatan menemukan. Apapun materi yang diberikan kepada siswa, harus mendorong siswa agar mencapai skema yang telah dibentuk dengan cara asimilasi dan juga akomodasi.

Pembelajaran inquiry memiliki karakteristik dalam pembelajarannya, yang pertama menekankan kepada siswa agar maksimal dalam belajar mencari dan juga menemukan. Kedua, seluruh kegiatannya harus diarahkan untuk menemukan suatu jawaban agar sikap percaya diri siswa bisa tumbuh. Kreatifitas siswa bisa lebih diasah lagi dan dapat membuka intelegensinya. Selanjutnya memberikan keleluasaan kepada para murid agar dapat bertindak dan mempunyai inisiatif sendiri.  Terakhir, interaksi belajarnya akan menjadikan anak sebagai student center.

Tujuan pembelajaran inquiry adalah untuk meningkatkan cara berpikir murid agar bisa menemukan materi yang telah dipelajari atau pelajaran yang sedang berlangsung, dan juga dapat melatih perasaannya agar lebih peka terhadap sekitar.

Kelebihan Model Pembelajaran Komputer

Model Pembelajaran Komputer - Salah satu hal yang sedang digalakkan oleh pemerintah saat ini adalah mengembangkan sebuah model pembelajaran yang baru yang dapat lebih diterima oleh para peserta didik. Hal ini  mengacu pada semakin tingginya arus globalisasi yang karena  hal tersebut telah menjadi ancaman yang nyata bagi kehidupan bangsa ini. Bagaimana tidak? Seperti yang anda ketahui bahwa dengan keadaan masyarakat kita seperti yang sekarang ini yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan negara lain, maka bukan sebuah hal yang tidak mungkin jika negara ini akan semakin terpuruk di kedepannya tanpa adanya perhatian khusus dari pemerintah terhadap pendidikan.

Salah satu dari upaya pemerintah untuk mengembangkan pendidikan tersebut adalah dengan memasukkan unsur teknologi layaknya komputer ke dalam kegiatan pembelajaran yang diterima oleh peserta didik di sekolah. Upaya ini terbilang inovatif dan sangat baik dalam menjamin efektifitas pembelajaran yang diterima oleh peserta didik. Mengapa bisa terjadi demikian? Sebaiknya anda simak ulasan berikut ini dengan seksama karena saya akan menguraikan beberapa kelebihan dari model pembelajaran komputer ini.
  1. Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Para peserta didik akan lebih merasa senang ketika dalam kegiatan pembelajaran dengan adanya komputer sebagai media pembelajaran. Hal tersebut juga berkaitan dengan keberadaan komputer sebagai media yang menarik hati. Dengannya maka peserta didik diharapkan akan memiliki minat dan semangat yang lebih tinggi ketika belajar.
  2. Menyambut tantangan globalisasi. Kegiatan pembelajaran berbasis komputer juga sangat efektif digunakan sebagai sebuah kegiatan pembelajaran yang baik untuk menyambut tantangan globalisasi. Sekarang ini dunia telah heboh dengan berbagai perangkat teknologi layaknya komputer sehingga ketika dimasukkan ke dalam pembelajaran maka diharapkan peserta didik tidak akan gaptek atau gagap teknologi.
  3. Kegiatan pembelajaran akan lebih cepat berkembang. Di atas tadi saya sudah menyinggung bahwa komputer merupakan perangkat yang terus dikembangkan, dan bahkan setiap harinya perangkat ini mengalami sentuhan inovasi. Dengan hal tersebut jika dikaitkan dengan pembelajaran maka akan dapat berkembang dengan cepat seiring perkembangan komputer.
Demikianlah yang dapat saya sajikan kepada anda sekalian tentangnya. Semoga beberapa ulasan di atas dapat memberikan banyak manfaat. Sampai jumpa di ulasan menarik yang selanjutnya!

Kamis, 07 Agustus 2014

Ciri Pembelajaran Tematik SD

Pembelajaran Tematik SD - Memasuki tahun ajaran baru, nampaknya para orang tua peserta didik di sekolah dasar akan mengalami sedikit kebingungan saat harus mengajari anak didik mereka. mengapa demikian Karena pada tahun ajaran yang baru ini ada sebuah sistem pembelajaran atau kurikulum baru yang diajarkan di SD yang berbeda dari tahun sebelumnya. Kegiatan pembelajaran untuk anak di sekolah dasar tersebut untuk tahun ajaran baru ini akan digunakan model pembelajaran tematik. Nah seperti apakah pembelajaran tematik untuk SD ini? Simak ulasan berikut ini dengan teliti dan seksama agar anda dapat menemukan banyak informasi menarik yang akan saya ulas tentangnya.

Pembelajaran tematik yang akan digunakan di sekolah dasar memiliki beberapa ciri khusus yang membedakannya dengan kegiatan pembelajaran yang lainnya. Beberapa ciri pembelajaran ini antara lain adalah sebagai berikut.
  1. Student Center. Proses pembelajaran tematik SD ini memiliki ciri yakni kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Artinya peranan tenaga pendidik di sini dibatasi hanya sebagai komunikator dan fasilitator yang bertugas mengondisikan pembelajaran agar dapat berlangsung efektif.
  2. Pembagian mata pelajaran yang tidak begitu jelas. Disinilah yang menjadikan orang tua murid akan kebingungan saat mengajari anaknya di rumah. Pasalnya selama ini para orang tua terbiasa mengajari anaknya dengan pembagian mata pelajaran layaknya matematika, bahasa, ipa, ips dan lain sebagainya. Sedangkan, berdasarkan pembelajaran ini maka materi pelajaran dibedakan hanya berdasarkan temanya saja.
  3. Pembelajaran semacam ini dapat dikatakan sebagai sebuah kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman. Karena di sini para siswa akan lebih ditekankan untuk mengalami sendiri terkait materi pelajaran yang disampaikan oleh tenaga pendidiknya sehingga mereka dapat lebih mudah mengerti dan bukan hanya menghapal seperti yang selama ini terjadi.
  4. Arah kegiatan pembelajaran yang selama ini terjadwal dengan jelas tidak akan terlihat lagi. Karena pada pembelajaran ini arah atau tujuan dari kegiatan pembelajaran bersifat fleksibel tergantung dari minat dan kemampuan dan kemajuan yang dimiliki oleh peserta didik. Dengan harapan kegiatan pembelajaran yang diberikan dapat lebih efektif.
Itu tadi beberapa ulasan yang dapat saya sajikan untuk anda sekalian terkait dengan pembelajaran tematik untuk SD di atas. Semoga dengannya dapat memberikan banyak manfaatnya bagi anda sekalian.

Rabu, 06 Agustus 2014

Mengenal Pembelajaran STAD

Pembelajaran STAD atau Student Teams Achievment Devision merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran yang seperti ini memiliki tujuan utama yakni mengembangkan para peserta didik di dalam sebuah kegiatan pembelajaran yang berbasis kerjasama yang terjalin di antara para peserta didik, dalam lingkup kelompok-kelompok kecil yang telah dibuat.

Pembelajaran STAD memiliki lima komponen utama yang harus diperhatikan untuk dapat berjalan dengan baik. Kelima komponen pembelajaran STAD tersebut antara lain adalah sebagai berikut.
  1. Komponen Pengajaran atau penyajian kelas. Komponen pembelajaran yang pertama ini adalah meliputi bagaimana cara seorang tenaga pendidik dalam mengolah situasi dan kondisi kelas sehingga dapat efektif saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Salah satu contohnya adalah pada pembelajaran STAD ini memiliki ciri khusus, di mana seorang tenaga pendidik menjelaskan kepada para peserta didik tentang materi apa yang akan dipelajari di awal perjumpaan.
  2. Belajar kelompok. Seperti yang saya jelaskan pada uraian di atas bahwa pembelajaran stad merupakan salah satu model dari pembelajaran kooperatif yang mana pembelajaran tersebut menekankan pada kerjasama yang terjalin antar para peserta didik. Di sini seorang tenaga pendidik membentuk kelompok-kelompok di dalam kelas yang anggotanya terdiri dari beberapa peserta didik antara 4 hingga 5 orang tiap kelompok atau dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi kelas. Tujuan dari belajar kelompok ini adalah untuk mengembangkan jiwa kerjasama antar peserta didik dan agar mereka berani dalam mengemukakan pendapat, menyelesaikan masalah di dalam kelompok.
  3. Kuis. Dalam metode pembelajaran stad , maka materi pembelajaran disampaikan oleh tenaga pendidik dengan cara yang lebih menyenangkan. Kuis merupakan salah satu cara yang dianggap efektif karena akan memancing peserta didik untuk lebih aktif dalam menyampaikan pendapatnya.
  4. Skor pengembangan. Seorang tenaga pendidik memberikan skor pada tiap-tiap perkembangan yang dialami oleh peserta didik baik individual maupun di dalam kelompok belajar yang dibentuk.
  5. Penghargaan Kelompok. Seorang tenaga pendidik wajib memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki skor terbaik. Hal ini bertujuan untuk memancing anggota kelompok yang lain untuk ikut berkembang.
Demikian yang dapat saya sampaikan pada ulasan kali ini. Semoga memberikan banyak manfaat bagi anda sekalian. Sampai jumpa pada ulasan yang selanjutnya.

Sabtu, 02 Agustus 2014

Pendidikan yang baik Untuk Anak-Anak

Pendidikan yang baik untuk anak-anak bukanlah menyuruh anak untuk pergi sekolah setiap hari tanpa melakukan adanya pendekatan secara emosional maupun memaksa anak-anak untuk melakukan kegiatan monoton setiap hari selama bertahun-tahun. Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan yang dibangun oleh pemerintah memiliki tujuan sebagai jembatan bagi seorang anak untuk mendapatkan pendidikan yang nantinya akan berguna bagi perkembangan seorang hingga usia dewasa. Tanggung jawab agar proses pendidikan ini berhasil bukan hanya menjadi tanggung jawab bagi sekolah, namun juga tanggung jawab orang tua dan masyarakat. Suatu prestasi seorang anak akan mudah meningkat jika orang tua juga turut terlibat langsung dalam dilaksanakannya proses belajar mengajar.

Berikut beberapa proses yang bisa dijalankan oleh orang tua agar seorang anak bisa sukses dalam menempuh proses pendidikan di sekolah.

Support atau dukungan yang diberikan orang tua
Dukungan yang diberikan bisa berupa kunjungan orang tua murid ke sekolah, selain melihat situasi juga mengenal lingkungan pendidikan yang ada di sekolah, juga  minat pada aktivitas di sekolah akan meningkatkan kualitas pendidikan siswa.

Kerja sama Orang Tua Murid dengan Guru
Sangat penting bagi orang tua memiliki hubungan yang dengan guru yang ada di sekolah, Hal ini bisa membantu dalam memantau perkembangan seorang anak dan  jika anak memiliki masalah di sekolah maka seorang guru akan lebih mudah dalam hal penyampaian serta konsultasi untuk pencapaian solusi terbaik jika memang diperlukan. Pada dasarnya seorang orang tua juga perlu memberikan informasi mengenai perkembangan anaknya sehingga sang guru bisa memahami si anak dengan lebih baik.

Selalu meluangkan waktu bagi anak-anak
Berikan kebiasaan untuk memberikan waktu luang kepada anak-anak anda, sehingga proses komunikasi selalu terjaga.  Sangat penting untuk selalu berkomunikasi dengan anak anda, sehingga apapun yang terjadi pada anak anda, anda selalu mengetahui akar permasalahannya.

Selalu mengawasi kegiatan Belajar yang ada di rumah
Mengawasi kegiatan belajar yang ada di rumah merupakan hal yang penting karena membantu anak untuk menciptakan disiplin diri dalam penyelesaian tugas serta mengembangkan rasa tanggung jawab.

Menjadi sahabat bagi anak-anak
Menjadi sahabat bagi anak-anak  adalah cara yang paling efektif dalam meningkatkan perkembangan psikologis seorang anak.