Tujuan manajemen. Sebelum anda belajar tentang tujuan dari manajemen, terlebih dahulu anda harus tau tentang manajemen itu sendiri. Manajemen adalah ilmu yang mempelajari tentang perencanaan, pengorganisasian, pimpinan dan juga pengendalian suatu kegiatan organisasi serta proses menggunakan sumber daya yang ada guna mencapai tujuan dari organisasi. Setelah anda mengetahui tentang pengertian manajemen, baru anda belajar tentang tujuan dari manajemen itu sendiri. Dilihat dari macamnya, ada banyak banget jenis dari manajemen diantaranya, manajemen keuangan, manajemen strategi, manajemen pendidikan, manajemen sumber daya manusia, dan masih banyak lagi manajemen-manajemen yang lainnya. Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa manajemen adalah sebuah organisasi yang melakukan beberapa tahapan guna mencapai sebuah tujuan organisasi yang sudah ditetapkan.
Dalam suatu manajemen terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai, tujuan –tujuan manajemen tersebut diantaranya adalah :
· Tujuan untuk jangka pendek. Tujuan jangka pendek meliputi, tujuan tugas, tujuan pekerjaan, dan juga tujuan gerak
· Tujuan jangka menengah. Tujuan jangka menengah meliputi, tujuan pemasaran, tujuan produksi, tujuan keuangan, dan lain-lain.
· Tujuan jangka panjang. Tujuan jangka panjang meliputi, pencarian tenaga kerja dan juga penyediaan beberapa lapangan kerja.
Diatas telah dijelaskan tentang tujuan dari manajemen secara umum. Kali ini akan kita bahas tentang tujuan manajemen sumberdaya manusia. Tujuan dari manajemen sumber daya manusia adalah untuk memperbaharui kontribusi produktif pada tenaga kerja terhadap organisasi dengan cara bertanggung jawab secara etis, sosial, dan juga secara strategi. para anggota bagian departemen dan manajer sumber daya manusia itu sendiri memenuhi tujuan dengan maksud untuk mencapai apa yang diinginkan. Tujuan manajemen sumber daya manusia bukan hanya mencerminkan sebuah kehendak dari sang manajer, akan tetapi disisi lain juga harus bisa menyeimbangkan beberapa tantangan berorganisasi, fungsi dari SDM, dan orang –orang bisa terpengaruh. Adanya sebuah kegagalan dalam melakukan suatu tugas dalam organisasi dapat menyebabkan suatu kerusakan pada bidang kinerja, laba, produktifitas, atau bisa juga menyebabkan kerusakan pada kelangsungan hidup sebuah perusahaan itu sendiri.
Pada dasarnya ada empat tujuan manajemen sumber daya manusia, tujuan- tujuan tersebut antara lain :
· Tujuan sosial. Tujuan ini dimaksudkan supaya organisasi dapat bertanggung jawab secara etis dan sosial kepada kepada tantangan dan juga kepada keutuhan masyarakat dengan meminimalis dampak negative yang akan timbul
· Tujuan organisasi, tujuan organisasi merupakan sasaran formal yang telah dibuat guna membantu kerja organisasi dalam mencapai suatu tujuan
· Tujuan fungsional merupakan suatu tujuan yang diadakan guna mempertahankan kontribusi dari sumber daya manusiaatau dari kontribusi menuju tingkatan yang sesuai dengan adanya kebutuhan suatu oraganisasi
· Tujuan individual merupakan tujuan yang bersifat pribadi dari masing- masing anggota organisasi yang akan mencapai tujuan melalui sebuah aktifitas yang dilakukan di dalam organisasi.
Selasa, 14 April 2015
Senin, 13 April 2015
Pengertian Manajemen Strategi
Pengertian manajemen strategi. manajemen strategi adalah proses dari rangkaian seluruh kegiatan pengambilan keputusan yang memiliki sifat menyeluruh dan juga mendasar, diikuti penetapan tata cara untuk melaksanakannya, yang telah dibuat oleh pimpinan serta diimplementasikan oleh semua jajaran yang ada di dalam suatu organisasi, guna mencapai tujuan. Manajemen strategi juga disebut dengan ilmu atau seni tentang penyusunan penerapan dan juga evaluasi keputusan suatu organisasi guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu, kegiatan dalam manajemen strategi lebih focus pada proses dalam menetapkan suatu tujuan berorganisasi, pengembangan kebijakan dan perencaan sesuatu untuk mencapai tujuan disertai dengan pengalokasian sumber daya yang ada guna menerapkan adanya kebijakan dan perencanaan suatu tujuan yang akan dicapai. Di dalam manajemen strategi terjadi kombinasi dari bagian fungsional, kombinasi itu terjadi untuk mewujudkan tujuan dari organisasi yang telah di tetapkan sebelumnya. Manajemen strategi merupakan manajemen tertinggi yang disusun oleh para anggota dewan direksi yang kemudian di jalankan oleh pihak CEO dan juga tim eksekutif. Dalam manajemen strategi terdapat tiga tahapan yang harus dilalui yaitu perumusan, pelaksanaan dan juga evaluasi.
Pengertian manajemen strategi diwujudkan pada bentuk perencanaan yang memiliki skala besar dalam artian mencakup semua komponen pada lingkungan organisasi yang telah dituangkan dalm bentuk rencana strategi yang telah dijabarkan menjadi rencana operasional, kemudian dijabarkan dalam bentuk program dan proyek tahunan. Renstra telah dijabarkan menjadi sebuah rencana operasional yang berisi tentang program proyek dan juga sasaran jangka sedang masing –masing itu merupakan keputusan manajemen yang paling tinggi. Dalam menentapkan sebuah rencana operasi harus melibatkan pihak manajemen puncak karena sifatnya mendasar dalam rangka melaksanakan semua misi organisasi, guna mewujugkan, mempertahankan dan juga mengembangkan suatu eksistensi pada jangka sedang dan jangka panjang. Strategi dalam program merupakan suatu proyek untuk mancapai sebuah sasaran dan masing-masing dilakukan melalui fungsi manajemen strategi.
Secara garis besar inti dari pengertian manajemen strategi adalah suatu kegiatan yang diadakan untuk mengidentifikasi tujuan dari organisasi, sumber daya, dan cara menggunakan sumber daya yang ada, agar bisa digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan. Pada saat ini manajemen strategi harus member pondasi dasar yaitu pedoman didalam mengambil suatu keputusan dalam kegiatan organisasi, hal ini merupakan suatu proses yang saling berkesinambungan. Rencana strategi dari organisasi merupakan salah satu dokumen hidup yang akan selalu dikunjungi bahkan mungkin hal ini dianggap sebagai suatu cairan yang penting karena rencana strategi harus selalu dimodifikasi, seiring dengan berkembangnya informasi terbaru.
Dari adanya pengertian manajemen strategi yang cukup luas diatas, menunjukan bahwa manajemen strategi adalah suatu system yang menjadi satu kesatuan dan mempunyai beberapa komponen yang saling mempengaruhi, saling berhubungan dan semua koponen tersebut bergerak menuju kearah yang sama. Komponen pertama didalam manajemen strategi adalah perencanaan dengan suatu unsure yang berisi tentang visi misi, tujuan dan juga strategi yang paling utama. Komponen keduanya adalah perencanaan dengan unsure tujuan dan pelaksanaan fungsi yang terdapat di dalam organisasi.
Pengertian manajemen strategi diwujudkan pada bentuk perencanaan yang memiliki skala besar dalam artian mencakup semua komponen pada lingkungan organisasi yang telah dituangkan dalm bentuk rencana strategi yang telah dijabarkan menjadi rencana operasional, kemudian dijabarkan dalam bentuk program dan proyek tahunan. Renstra telah dijabarkan menjadi sebuah rencana operasional yang berisi tentang program proyek dan juga sasaran jangka sedang masing –masing itu merupakan keputusan manajemen yang paling tinggi. Dalam menentapkan sebuah rencana operasi harus melibatkan pihak manajemen puncak karena sifatnya mendasar dalam rangka melaksanakan semua misi organisasi, guna mewujugkan, mempertahankan dan juga mengembangkan suatu eksistensi pada jangka sedang dan jangka panjang. Strategi dalam program merupakan suatu proyek untuk mancapai sebuah sasaran dan masing-masing dilakukan melalui fungsi manajemen strategi.
Secara garis besar inti dari pengertian manajemen strategi adalah suatu kegiatan yang diadakan untuk mengidentifikasi tujuan dari organisasi, sumber daya, dan cara menggunakan sumber daya yang ada, agar bisa digunakan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan. Pada saat ini manajemen strategi harus member pondasi dasar yaitu pedoman didalam mengambil suatu keputusan dalam kegiatan organisasi, hal ini merupakan suatu proses yang saling berkesinambungan. Rencana strategi dari organisasi merupakan salah satu dokumen hidup yang akan selalu dikunjungi bahkan mungkin hal ini dianggap sebagai suatu cairan yang penting karena rencana strategi harus selalu dimodifikasi, seiring dengan berkembangnya informasi terbaru.
Dari adanya pengertian manajemen strategi yang cukup luas diatas, menunjukan bahwa manajemen strategi adalah suatu system yang menjadi satu kesatuan dan mempunyai beberapa komponen yang saling mempengaruhi, saling berhubungan dan semua koponen tersebut bergerak menuju kearah yang sama. Komponen pertama didalam manajemen strategi adalah perencanaan dengan suatu unsure yang berisi tentang visi misi, tujuan dan juga strategi yang paling utama. Komponen keduanya adalah perencanaan dengan unsure tujuan dan pelaksanaan fungsi yang terdapat di dalam organisasi.
Pengertian Senyawa Karbon
Pengertian senyawa karbon. Karbon adalah salah satu unsure kimia NU yang dilambangkan dengan huruf C dan atom nomor 6 didalam table periodic. Alotrop merupakan unsure dari karbon tetravalent. Jika dilihat secara umum, karbon diambil dari udara oleh tumbuhan ganggang, dan yang lainnya yang memiliki kemampuan untuk melakukan proses fotosintesis,. Tumbuhan tersebut sering disebut dengan organism fotoautotrof. Fotosintesis merupakan sebuah proses perubahan karbon menjadi karbohidrat atau bahan makanan, dengan melalui proses kimia seperti berikut :
6CO2+6H2O(sinar matahari diserap klorofl)-C6H12O6+6O2
Karbondioksida + Air (+sinar matahari diserap klorofil)-glukosa+oksigen
Senyawa karbon merupakan bentuk dari unsure kimia yang terdapat dalam jadwal berkala dengan symbol C dan memiliki nomor atom ^. Unsure yang dimiliki bukan unsure logam, memiliki banyak tetravalent,. Karbon memiliki beberapa bentuk allotropic, diantaranya :
· Berlian atau galian terkeras yang diketahui. Struktur yang terkandung di dalam berlian : atom diikat secara tetrahedron pada 4 atom yang lainnya untuk membentuk jaringan tiga dimensi atom dan enam cincin bersegi
· Bahan terlembut atau grafit. Stuktur yang terkandung di dalam grafit aadalah : atom terikat jadi tiga segi oleh tiga atom yang lainnya, untuk membentuk jaringan dua dimensi sebagai cincin leper 6 ahli: helaian pada leper terikat secara lemah.
· Fullerene. Struktur yang terkandung di dalam fullerene adalah : molkul yang besar standing dibentuk sepenuhnya dari suatu ikatan karbon 3 segi yang terkenal dan juga mudah.
· Ceraphite atau permukaan yang sangat lembut, struktur yang terkandung di dalam ceraphite tidak bisa dipastikan langsung
· Lonsdaleite atau herotan belian, struktur yang tekandung di dalam lonsdaleite adalah : bentuk serupa dengan berlian, tetapi di sini membentuk suatu jaringan hexagonal
· Karbon bahan berkaca, struktur yang terkandung di dalamnya adalah : suatu gabungan dari molkul karbon dalam yang tidak berbentuk sebagi kristal dan tidak sekata yang berbentuk kaca
Karbon berkaca atau glassy carbon adalah isotropic dan juga sebagian besar didalam nya mengandung liang poros. Hal ini tidak sama dengan grafit normal, sebab lapisan ini tidak diatur seperti pada laman buku akan tetapi disini lapisan grafit telah tersusun rawak. Senyawa karbon merupakan suatu unsure yang mengagumkan. Bentuk lain dari karbon salah satunya adalah grafit. Grafit merupakan senyawa karbon yang memiliki bahan paling lembut, sedangkan karbon yang berbahan keras adalah berlian.
Didalam sebuah karbon terjadi system pertukaran atau yang sering dikenal dengan istilah siklus karbon. Siklus senyawa karbon merupakan suatu siklus biogeokimia dimana suatu karbon ditukar antara hidrosfer, geosfer, dan juga atmosfer. Objek astronomis yang lainnya bisa saja mempunyai siklus yang hampir sama walaupun sampai pada saat ini belum berhasil diketahui. Di dalam siklus ini ada empat reservoir karbon paling utama yang dihubungkan oleh suatu jalur pertukaran.
6CO2+6H2O(sinar matahari diserap klorofl)-C6H12O6+6O2
Karbondioksida + Air (+sinar matahari diserap klorofil)-glukosa+oksigen
Senyawa karbon merupakan bentuk dari unsure kimia yang terdapat dalam jadwal berkala dengan symbol C dan memiliki nomor atom ^. Unsure yang dimiliki bukan unsure logam, memiliki banyak tetravalent,. Karbon memiliki beberapa bentuk allotropic, diantaranya :
· Berlian atau galian terkeras yang diketahui. Struktur yang terkandung di dalam berlian : atom diikat secara tetrahedron pada 4 atom yang lainnya untuk membentuk jaringan tiga dimensi atom dan enam cincin bersegi
· Bahan terlembut atau grafit. Stuktur yang terkandung di dalam grafit aadalah : atom terikat jadi tiga segi oleh tiga atom yang lainnya, untuk membentuk jaringan dua dimensi sebagai cincin leper 6 ahli: helaian pada leper terikat secara lemah.
· Fullerene. Struktur yang terkandung di dalam fullerene adalah : molkul yang besar standing dibentuk sepenuhnya dari suatu ikatan karbon 3 segi yang terkenal dan juga mudah.
· Ceraphite atau permukaan yang sangat lembut, struktur yang terkandung di dalam ceraphite tidak bisa dipastikan langsung
· Lonsdaleite atau herotan belian, struktur yang tekandung di dalam lonsdaleite adalah : bentuk serupa dengan berlian, tetapi di sini membentuk suatu jaringan hexagonal
· Karbon bahan berkaca, struktur yang terkandung di dalamnya adalah : suatu gabungan dari molkul karbon dalam yang tidak berbentuk sebagi kristal dan tidak sekata yang berbentuk kaca
Karbon berkaca atau glassy carbon adalah isotropic dan juga sebagian besar didalam nya mengandung liang poros. Hal ini tidak sama dengan grafit normal, sebab lapisan ini tidak diatur seperti pada laman buku akan tetapi disini lapisan grafit telah tersusun rawak. Senyawa karbon merupakan suatu unsure yang mengagumkan. Bentuk lain dari karbon salah satunya adalah grafit. Grafit merupakan senyawa karbon yang memiliki bahan paling lembut, sedangkan karbon yang berbahan keras adalah berlian.
Didalam sebuah karbon terjadi system pertukaran atau yang sering dikenal dengan istilah siklus karbon. Siklus senyawa karbon merupakan suatu siklus biogeokimia dimana suatu karbon ditukar antara hidrosfer, geosfer, dan juga atmosfer. Objek astronomis yang lainnya bisa saja mempunyai siklus yang hampir sama walaupun sampai pada saat ini belum berhasil diketahui. Di dalam siklus ini ada empat reservoir karbon paling utama yang dihubungkan oleh suatu jalur pertukaran.
Minggu, 12 April 2015
Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu ilmu bagaimana cara mengatur hubungan dan juga peranan dari sumber daya atau tenaga kerja yang dimiliki oleh setiap individu secara efektif dan efisien sehingga dapat dipakai secara maksimal dan bisa mencapai tujuan bersama antara karyawan, perusahaan, dan masyarakat. Manajemen sumber daya manusia dilandasi oleh suatu konsep bahwa karyawan itu adalah manusia bukan sebuah mesin dan bukan pula satu-satunya alat yang menjadi sumber daya bisnis. Ilmu dari manajemen sumber daya manusia merupakan gabungan dari beberapa bidang ilmu pengetahuan seperti ilmu sosiologi, ilmu psikologi, dan ilmu yang lainnya. Unsure yang terkandung didalam manajemen sumber daya manusia adalah manusia itu sendiri. Manajemen sumber daya manusia menyangkut sebuah desain dan juga implementasi dari system perencanaan penyusunan karyawan, pengembangan para karyawan, pengelolaan karir, evaluasi system kerja, kompensasi untuk karyawan dan juga hubungan kerja yang baik.
Manajemen sumber daya manusia adalah bagian yang paling intergral pada setiap perusahaan dan juga pada setiap organisasi, hal ini bisa anda temui dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, istilah manajemen sumber daya manusia menunjuk pada suatu departemen yang menaungi system kerja hubungan antara pekerja didalam perusahaan atau didalam sebuah organisasi. Jadi pada intinya departemen manajemen sumber daya manusia ini terlibat pada semua kegiatan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan karyawan, dalam hal ini menyangkut pendidikan karyawan, pencarian tenaga kerja, dan juga analisis kepada kebijakan yang dibuat oleh perusahaan untuk karyawan. Secara definisi dapat dikatakan bahwa manajemen sumber daya manusia merupakan sebuah ikatan yang berhubungan langsung dengan sebuah fungsi organisasi yang telah mengatur bermacam-macam topic, misalnya manajemen tenaga kerja, kesehatan bagi para karyawan, adanya kompensasi bagi karyawan, gaji karyawan, perkembangan organisasi, keamanan karyawan, pelatihan kerja, administrasi para karyawan, dan juga komunikasi para karyawan.
Ada beberapa tanggung jawab yang melekat pada bidang manajemen sumber daya manusia seperti, manajemen penilaian kinerja tenaga kerja, desain organisasi, pengaturan staf kerja, pengaturan system kepatuhan, penghargaan, dan juga asas manfaat, pengembangan organisasi, pengembangan karyawan. Manajemen sumber daya manusia mempunyai fungsi, peran, dan tugas sebagai berikut :
· Melakukan persiapan seleksi pencarian tenaga kerja atau sering disebut dengan preparation selection
· Pengembangan karyawan dan juga evaluasi kerja karyawan atau development evaluation
· Memberikan kompensasi pada karyawan dan proteksi atau compersation protection
Selain memiliki peran, tugas, fungsi dan tanggung jawab, manajemen sumber daya manusia juga memiliki model. Manajemen sumber daya manusia memiliki beberapa model yang bisa di pelajari untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Model-model tersebut adalah :
· Model klerikal, fungsi dari model ini untuk memelihara semua data, laporan, catatan dan melaksanakan tugas secara rutin.
· Model hukum, operasi sumber daya manusia mendapatkan kekuatan dari keahlian dibudang hokum.
· Model financial, jenis model ini selalu berkembang dari masa ke masa, hal ini disebabkan karena banyaknya para manajer yang semakin sadar akan besarnya pengaruh dari sumber daya manusia yang di dalamnya meliputi asuransi kesehatan, asuransi jiwa, pensiun, dan lain-lain.
Manajemen sumber daya manusia adalah bagian yang paling intergral pada setiap perusahaan dan juga pada setiap organisasi, hal ini bisa anda temui dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, istilah manajemen sumber daya manusia menunjuk pada suatu departemen yang menaungi system kerja hubungan antara pekerja didalam perusahaan atau didalam sebuah organisasi. Jadi pada intinya departemen manajemen sumber daya manusia ini terlibat pada semua kegiatan yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan karyawan, dalam hal ini menyangkut pendidikan karyawan, pencarian tenaga kerja, dan juga analisis kepada kebijakan yang dibuat oleh perusahaan untuk karyawan. Secara definisi dapat dikatakan bahwa manajemen sumber daya manusia merupakan sebuah ikatan yang berhubungan langsung dengan sebuah fungsi organisasi yang telah mengatur bermacam-macam topic, misalnya manajemen tenaga kerja, kesehatan bagi para karyawan, adanya kompensasi bagi karyawan, gaji karyawan, perkembangan organisasi, keamanan karyawan, pelatihan kerja, administrasi para karyawan, dan juga komunikasi para karyawan.
Ada beberapa tanggung jawab yang melekat pada bidang manajemen sumber daya manusia seperti, manajemen penilaian kinerja tenaga kerja, desain organisasi, pengaturan staf kerja, pengaturan system kepatuhan, penghargaan, dan juga asas manfaat, pengembangan organisasi, pengembangan karyawan. Manajemen sumber daya manusia mempunyai fungsi, peran, dan tugas sebagai berikut :
· Melakukan persiapan seleksi pencarian tenaga kerja atau sering disebut dengan preparation selection
· Pengembangan karyawan dan juga evaluasi kerja karyawan atau development evaluation
· Memberikan kompensasi pada karyawan dan proteksi atau compersation protection
Selain memiliki peran, tugas, fungsi dan tanggung jawab, manajemen sumber daya manusia juga memiliki model. Manajemen sumber daya manusia memiliki beberapa model yang bisa di pelajari untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi. Model-model tersebut adalah :
· Model klerikal, fungsi dari model ini untuk memelihara semua data, laporan, catatan dan melaksanakan tugas secara rutin.
· Model hukum, operasi sumber daya manusia mendapatkan kekuatan dari keahlian dibudang hokum.
· Model financial, jenis model ini selalu berkembang dari masa ke masa, hal ini disebabkan karena banyaknya para manajer yang semakin sadar akan besarnya pengaruh dari sumber daya manusia yang di dalamnya meliputi asuransi kesehatan, asuransi jiwa, pensiun, dan lain-lain.
Sabtu, 11 April 2015
Manajemen pendidikan
Manajemen pendidikan. Manajemen pendidikan dianggap sebagi suatu ilmu yang memiliki usia masih relative musa sehingga tidak aneh jika banyak orang yang belum mengetahui hal itu. Pada zaman dahulu istilahnya adalah administrasi pendidikan. Menurut kamus belanda manajemen berasal dari sebuah kata administratie yang memiliki arti tata atau usaha. Atau sering difahami jika pengertian manajemen itu tertuju pada kegiatan administrasi yang berhubungan dengan kegiatan tulis menulis yang dilakukan didalam suatu kantor. Sedangkan menurut bahasa inggris manajemen pendidikan berasal dari sebuah kata administration yaitu manajemen yang tidak hanya terpaku pada kegiatan tulis menulis akan tetapi juga menyangkut kedalam suatu pengaturan yang memiliki arti yang luas.
Pada saat sekarang istilah yang sering dipakai untuk menunjukan pekerjaan pelayanan suatu kegiatan adalah manajemen, pengaturan, pengelolaan, dan lain- lain. Sedangkan manajemen itu sendiri adalah sebuah rangkaian dari semua kegiatan yang menunjuk pada sebuah usaha atau kerjasama antara beberapa orang guna mencapai sebuah tujuan yang sudah ditentukan. Ada beberapa pendapat dari beberapa ahli tentang pengertian manajemen pendidikan. Menurut The Liang Gie, manajemen merupakan suatu proses penyelenggara yang ada didalam setiap kegiatan usaha kerjasama yang dilakukan oleh sekelompok orang guna mencapai sebuah tujuan. Sedangkan menurut Leonard D White, manajemen merupakan suatu proses yang sering ada dalam seluruh kelompok baik itu pada usaha Negara, swasta, pemerintahan, militer ataupun dalam sipil baik secara kecil- kecil ataupun secara besar- besaran.
Pengertian lain dari manajemen pendidikan adalah suatu rangkaian atau usaha yang berupa sebuah proses pengolahan suatu usaha kerjama yang dilakukan oleh sekelompok orang yang disatukan oleh suatu organisasi pendidikan, guna mencapai sebuah tujuan pendidikan yang sudah ditetapkan pada masa sebelumnya supaya kegiatan pendidikan bisa berjalan secara efisien dan juga bisa lebih efektif. Didalam manajemen pendidikan terdapat tiga unsure yang sangat penting yaitu, unsure usaha atau kerjasama, unsure sekelompok manusia, dan juga unsure tujuan yang akan dicapai. Ketiga unsure tersebut bisa dikatakan sebagai gerakan, manusia, dan juga arah dari suatu kegiatan.
Manajemen pendidikan adalah suatu rangkaian dari segala macam kegiatan yang mengarah pada suatu usaha atau kerjasama dari dua orang atau bahkan lebih guna mencapai sebuah tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Setelah diterapkan definisi seperti itu dalam sebuah usaha pada pendidikan yang terjadi didalam suatu organisasi, maka dapat disimpulkan tentang pengertian manajemen pendidikan yang lebih lengkap lagi. Pengertian manajemen pendidikan secara lebih lengkapnya adalah suatu rangkaian atau kegiatan yang berbentuk sebagai suatu proses didalam pengelolaan sebuah usaha kerjasama dari sekelompok orang yang tergabung didalam sebuah organisasi dalam pendidikan guna mencapai sebuah tujuan yang sudah dibuat.
Pada saat sekarang istilah yang sering dipakai untuk menunjukan pekerjaan pelayanan suatu kegiatan adalah manajemen, pengaturan, pengelolaan, dan lain- lain. Sedangkan manajemen itu sendiri adalah sebuah rangkaian dari semua kegiatan yang menunjuk pada sebuah usaha atau kerjasama antara beberapa orang guna mencapai sebuah tujuan yang sudah ditentukan. Ada beberapa pendapat dari beberapa ahli tentang pengertian manajemen pendidikan. Menurut The Liang Gie, manajemen merupakan suatu proses penyelenggara yang ada didalam setiap kegiatan usaha kerjasama yang dilakukan oleh sekelompok orang guna mencapai sebuah tujuan. Sedangkan menurut Leonard D White, manajemen merupakan suatu proses yang sering ada dalam seluruh kelompok baik itu pada usaha Negara, swasta, pemerintahan, militer ataupun dalam sipil baik secara kecil- kecil ataupun secara besar- besaran.
Pengertian lain dari manajemen pendidikan adalah suatu rangkaian atau usaha yang berupa sebuah proses pengolahan suatu usaha kerjama yang dilakukan oleh sekelompok orang yang disatukan oleh suatu organisasi pendidikan, guna mencapai sebuah tujuan pendidikan yang sudah ditetapkan pada masa sebelumnya supaya kegiatan pendidikan bisa berjalan secara efisien dan juga bisa lebih efektif. Didalam manajemen pendidikan terdapat tiga unsure yang sangat penting yaitu, unsure usaha atau kerjasama, unsure sekelompok manusia, dan juga unsure tujuan yang akan dicapai. Ketiga unsure tersebut bisa dikatakan sebagai gerakan, manusia, dan juga arah dari suatu kegiatan.
Manajemen pendidikan adalah suatu rangkaian dari segala macam kegiatan yang mengarah pada suatu usaha atau kerjasama dari dua orang atau bahkan lebih guna mencapai sebuah tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Setelah diterapkan definisi seperti itu dalam sebuah usaha pada pendidikan yang terjadi didalam suatu organisasi, maka dapat disimpulkan tentang pengertian manajemen pendidikan yang lebih lengkap lagi. Pengertian manajemen pendidikan secara lebih lengkapnya adalah suatu rangkaian atau kegiatan yang berbentuk sebagai suatu proses didalam pengelolaan sebuah usaha kerjasama dari sekelompok orang yang tergabung didalam sebuah organisasi dalam pendidikan guna mencapai sebuah tujuan yang sudah dibuat.
Kamis, 09 April 2015
Pengertian Manajemen Keuangan
Pengertian manajemen keuangan. Pada saat ini pengertian dari manajemen keuangan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan tersebut dapat dilihat dari pengertian manajemen itu sendiri yang tadinya mengutamakan sebuah aktifitas untuk memperoleh anggaran atau dana saja hingga yang mengutamakan sebuah aktifitas untuk memperoleh serta menggunakan dana itu paada sebuah aktifitas yang dilakukan. Manajemen keuangan merupakan semua aktifitas atau semua kegiatan pada perusahaan yang dilakukan dalam rangka menggunakan dan mengalokasikan sebuah dana atau anggaran dari perusahaan secara efisien mungkin. Menurut pendapat dari George R. terry didalam manajemen terdapat empat buah kegiatan yaitu planning atau perencanaan, organizing atau organisasi, actuating dan juga controlling.
Berikut adalah kumpulan dari beberapa pendapat para ahli tentang pengertian manajemen keuangan.
· Menurut Bambang Riyanto manajemen keuangan adalah seluruh aktifitas yang dilakukan oleh perusahaan yang berkaitan dengan suatu usaha untuk mendapatkan sebuah dana yang dibutuhkan dengan anggaran yang minimal dan juga syarat yang utama adalah bisa menguntungkan serta usaha didalam menggunakan dana itu secara efisien.
· Menurut Suad Husnan pengertian dari manajemen keuangan sangat singkat yaitu manajemen pada fungsi keuangan.
· Menurut James Van Horne juga berpendapat bahwa manajemen keuangan adalah semua aktivitas yang memiliki hubungan dengan pendapatan, pendanaan dan juga pengelolaan sebuah aktivitas dengan sebuah tujuan yang menyeluruh.
· Menurut Liefman manajemen keuangan adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menyediakan dana atau uang dan untuk menggunakan uang atau dana tersebut untuk memperoleh suatu tujuan dari perusahaan.
dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen keuangan merupakan sebuah proses didalam sebuah kegiatan keuangan suatu perusahaan yang memiliki hubungan dengan beberapa upaya untuk memperoleh dana perusahaan dan untuk meminimaliskan dana perusahaan dan juga upaya untuk mengelola keuangan suatu perusahaan atau organisasi guna mencapai sebuah tujuan.
Manajemen keuangan merupakan sebuah manajemen yang sangat peka terhadap fungsi- fungsi keuangan. Sedangkan fungsi dari keuangan tersebut adalah suatu kegiatan dimana kegiatan utama yang dilakukan adalah bertanggung jawab kepada suatu bidang tertentu. Fungsi dari adanya manajemen keuangan itu sendiri adalah untuk menggunakan, menempatkan dan juga mengatur dana yang telah diperoleh seminimal mungkin. Karena pengertian dari manajemen keuangan itu sendirir adalah sebuah aktifitas sebuah perusahaan yang berhubungan dengan cara sebuah perusahaan untuk mendapatkan dana, dan cara menggunakan, dan juga mengelola dana yang diperoleh untuk mencapai tujuan dari sebuah perusahaan.
Dari adanya beberapa penjelasan tentang pengertian manajemen keuangan diatas, dapat dikatakan bahwa manajemen keuangan memiliki tiga aktivitas atau kegiatan yang saling berkaitan satu sama lain. Kegiatan tersebut adalah :
· Sebuah aktivitas didalam penggunaan anggaran. Maksudnya yaitu sebuah kegiatan untuk menginveskan dana yang dimiliki oleh perusahaan kepada suatu aktiva
· Sebuah aktivitas dalam mendapatkan dana. Maksudnya adalah sebeuah kegiatan untuk memperoleh sumber dana, baik itu dari sumber internal atau pun dari sumber eksternal
· Sebuah aktivitas pengelolaan suatu aktiva. Maksudnya yaitu setelah mendapatkan dana kemudian dana itu dialokasikan pada sebuah aktiva dan mengelola dana itu seefisien mungkin.
Berikut adalah kumpulan dari beberapa pendapat para ahli tentang pengertian manajemen keuangan.
· Menurut Bambang Riyanto manajemen keuangan adalah seluruh aktifitas yang dilakukan oleh perusahaan yang berkaitan dengan suatu usaha untuk mendapatkan sebuah dana yang dibutuhkan dengan anggaran yang minimal dan juga syarat yang utama adalah bisa menguntungkan serta usaha didalam menggunakan dana itu secara efisien.
· Menurut Suad Husnan pengertian dari manajemen keuangan sangat singkat yaitu manajemen pada fungsi keuangan.
· Menurut James Van Horne juga berpendapat bahwa manajemen keuangan adalah semua aktivitas yang memiliki hubungan dengan pendapatan, pendanaan dan juga pengelolaan sebuah aktivitas dengan sebuah tujuan yang menyeluruh.
· Menurut Liefman manajemen keuangan adalah suatu usaha yang dilakukan untuk menyediakan dana atau uang dan untuk menggunakan uang atau dana tersebut untuk memperoleh suatu tujuan dari perusahaan.
dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen keuangan merupakan sebuah proses didalam sebuah kegiatan keuangan suatu perusahaan yang memiliki hubungan dengan beberapa upaya untuk memperoleh dana perusahaan dan untuk meminimaliskan dana perusahaan dan juga upaya untuk mengelola keuangan suatu perusahaan atau organisasi guna mencapai sebuah tujuan.
Manajemen keuangan merupakan sebuah manajemen yang sangat peka terhadap fungsi- fungsi keuangan. Sedangkan fungsi dari keuangan tersebut adalah suatu kegiatan dimana kegiatan utama yang dilakukan adalah bertanggung jawab kepada suatu bidang tertentu. Fungsi dari adanya manajemen keuangan itu sendiri adalah untuk menggunakan, menempatkan dan juga mengatur dana yang telah diperoleh seminimal mungkin. Karena pengertian dari manajemen keuangan itu sendirir adalah sebuah aktifitas sebuah perusahaan yang berhubungan dengan cara sebuah perusahaan untuk mendapatkan dana, dan cara menggunakan, dan juga mengelola dana yang diperoleh untuk mencapai tujuan dari sebuah perusahaan.
Dari adanya beberapa penjelasan tentang pengertian manajemen keuangan diatas, dapat dikatakan bahwa manajemen keuangan memiliki tiga aktivitas atau kegiatan yang saling berkaitan satu sama lain. Kegiatan tersebut adalah :
· Sebuah aktivitas didalam penggunaan anggaran. Maksudnya yaitu sebuah kegiatan untuk menginveskan dana yang dimiliki oleh perusahaan kepada suatu aktiva
· Sebuah aktivitas dalam mendapatkan dana. Maksudnya adalah sebeuah kegiatan untuk memperoleh sumber dana, baik itu dari sumber internal atau pun dari sumber eksternal
· Sebuah aktivitas pengelolaan suatu aktiva. Maksudnya yaitu setelah mendapatkan dana kemudian dana itu dialokasikan pada sebuah aktiva dan mengelola dana itu seefisien mungkin.
Rabu, 08 April 2015
Manajemen Pemasaran
Manajemen pemasaran. Sebelum kita berbicara tentang manajemen pemasaran, kita bahas dulu tentang konsep pemasaran. Konsep pemasaran meliputi beberapa hal yaitu keinginan, kebutuhan, permintaan, produksi, transaksi, utilitas, kepuasan, pemasaran. Konsep pemasaran adalah suatu kegiatan perencanaan dalam pemasaran guna mencapai sebuah tujuan dari suatu perusahaan yaitu adanya kepuasaan dari konsumen atau pelanggan. Semua aktifitas yang terdapat didalam konsep pemasaran harus diarahkan agar bisa mencapai sebuah tujuan yang ditetapkan perusahaan. Didalam kegiatan pemasaran terdiri atas beberapa konsep didalamnya. Konsep pemasaran tersebut adalah product, price, placement, dan promotion.
Sebenarnya setiap manusia yang hidup sangat perlu untuk mengetahui tentang manajemen pemasaran, apalagi untuk orang yang bekecimpung didalam dunia bisnis untuk mengetahui tentang manajemen pemasaran itu sangat wajib. Karena dengan menamahami tentang manajemen pemasaran orang tersebut akan tahu tentang bagaimana cara memasarkan produknya, bagaimana cara melakukan sebuah riset supaya produk nya banyak diminati oleh konsumen. Bagi perusahaan yang berjalan di bidang bagian produksi dan juga jasa tidak akan bisa lepas dari berbagai kegiatan dan salah satu dari kegiatan itu adalah kegiatan pemasaran produk.
Setelah anda tahu apa itu konsep pemasaran, sekarang kita bahas tentang manajemen pemasaran. Pada dasarnya manajemen pemasaran berasal dari dua kosa kata yaitu kata manajemen dan kata pemasaran. Kotler berpendapat bahwa pemasaran adalah analis, implementasi, perencanaan dan juga pengendalian dari beberapa program yang telah dirancang guna menciptakan, memelihara dan juga membangun pertukaran yang bisa menguntungkan dengan cara membeli sasaran guna mencapai sebuah tujuan dari perusahaan. Manajemen adalah suatu proses, organisai, pergerakan, dan juga pengawasan. Jadi manajemen pemasaran adalah analisis perencanaan penerapan dan juga pengendalian dari beberapa program yang telah dirancang guna membangun, menciptakan , dan juga mempertahankan pertukaran yang bisa menghasilkan keuntungan untuk mencapai sebuah tujuan perusahaan.
Ada beberapa pendapat tentang manajemen pemasaran diantaranya adalah:
Philip Kotler menjelaskan bahwa manajemen pemasaran adalah sebuah analisis, perencanaan kemudian pelaksanaan dan juga pengendalian atas beberapa program yang telah dirancang guna menciptakan sekaligus membangun dan juga mempertahankan pertukaran yang bisa menguntungkan dengan cara membeli sebuah sasaran dengan maksud dan tujuan guna mencapai sebuah sasaran perusahaan.
Menurut Winardi manajemen pemasaran adalah sebuah proses didalam pengambilan suatu keputusan, suatu perencanaan, dan juga suatu pengawasan terhadap aspek aspek dari pemasaran suatu perusahaan yang memiliki hubungan dengan konsep pemasaran dalam system yang terjadi pada pemasaran. Sedangkan menurut Willian J.Stanton manajemen pemasaran adalah proses penganilisasian, perencanaan dan juga pelaksanaan sekaligus pengawasan dari program program yang ditujukan guna mengadakan sebuah pertukaran pada pasar yang akan dituju, dengan mengandung maksud guna mencapai sebuah tujuan perusahaan.
Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah suatu proses manajemen yang terdiri dari analisis, rencana, pelaksanaan dan juga pengawasan suatu kegiatan didalam proses pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan.
Sebenarnya setiap manusia yang hidup sangat perlu untuk mengetahui tentang manajemen pemasaran, apalagi untuk orang yang bekecimpung didalam dunia bisnis untuk mengetahui tentang manajemen pemasaran itu sangat wajib. Karena dengan menamahami tentang manajemen pemasaran orang tersebut akan tahu tentang bagaimana cara memasarkan produknya, bagaimana cara melakukan sebuah riset supaya produk nya banyak diminati oleh konsumen. Bagi perusahaan yang berjalan di bidang bagian produksi dan juga jasa tidak akan bisa lepas dari berbagai kegiatan dan salah satu dari kegiatan itu adalah kegiatan pemasaran produk.
Setelah anda tahu apa itu konsep pemasaran, sekarang kita bahas tentang manajemen pemasaran. Pada dasarnya manajemen pemasaran berasal dari dua kosa kata yaitu kata manajemen dan kata pemasaran. Kotler berpendapat bahwa pemasaran adalah analis, implementasi, perencanaan dan juga pengendalian dari beberapa program yang telah dirancang guna menciptakan, memelihara dan juga membangun pertukaran yang bisa menguntungkan dengan cara membeli sasaran guna mencapai sebuah tujuan dari perusahaan. Manajemen adalah suatu proses, organisai, pergerakan, dan juga pengawasan. Jadi manajemen pemasaran adalah analisis perencanaan penerapan dan juga pengendalian dari beberapa program yang telah dirancang guna membangun, menciptakan , dan juga mempertahankan pertukaran yang bisa menghasilkan keuntungan untuk mencapai sebuah tujuan perusahaan.
Ada beberapa pendapat tentang manajemen pemasaran diantaranya adalah:
Philip Kotler menjelaskan bahwa manajemen pemasaran adalah sebuah analisis, perencanaan kemudian pelaksanaan dan juga pengendalian atas beberapa program yang telah dirancang guna menciptakan sekaligus membangun dan juga mempertahankan pertukaran yang bisa menguntungkan dengan cara membeli sebuah sasaran dengan maksud dan tujuan guna mencapai sebuah sasaran perusahaan.
Menurut Winardi manajemen pemasaran adalah sebuah proses didalam pengambilan suatu keputusan, suatu perencanaan, dan juga suatu pengawasan terhadap aspek aspek dari pemasaran suatu perusahaan yang memiliki hubungan dengan konsep pemasaran dalam system yang terjadi pada pemasaran. Sedangkan menurut Willian J.Stanton manajemen pemasaran adalah proses penganilisasian, perencanaan dan juga pelaksanaan sekaligus pengawasan dari program program yang ditujukan guna mengadakan sebuah pertukaran pada pasar yang akan dituju, dengan mengandung maksud guna mencapai sebuah tujuan perusahaan.
Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah suatu proses manajemen yang terdiri dari analisis, rencana, pelaksanaan dan juga pengawasan suatu kegiatan didalam proses pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan.
Langganan:
Postingan (Atom)






